Jangan Berpura-pura dalam Ibadah

Jangan berpura-pura dlm ibdahmu

Tonton vlog ini: jangan berpura-pura dalam ibadahmu

Ajarkan Larangan hari ini dari Matius 6:1 kepada anak sejak dini. Tunjukkan bagaimana Anda berdua bersungguh-sungguh saat beribadah. Mulai tanamkan kesungguhan itu  dari ibadah-ibadah di rumah. Misalnya saat keluarga Anda duduk di meja makan dan mulai dengan doa. Ambil waktu, jangan terburu-buru. Naikan doa dengan sungguh-sungguh dan penuh ucapan syukur. Ciptakan ibadah-ibadah keluarga yang membangunkan antusias mereka. Akan sulit mereka menikmati ibadah di gereja jika anak-anak tidak mendapatkannya di rumah, di keluarga mereka.

Saat Anda beribadah bersama keluarga rohani di gereja, ajaklah mereka beribadah bersama sehingga mereka bisa melihat seberapa sungguh-sungguh dan antusias orang tua mereka. Begitu juga saat mereka beribadah di kelompok-kelompok usia mereka, dorong mereka untuk melakukannya dengan sungguh-sungguh. Sadarkan mereka bahwa Allah adalah pusat penyembahan kita yang menyelidiki jauh ke dalam hati kita.

Satu kali saya mendapat kiriman foto dari teman yang menunjukkan seorang ibu yang sedang mengangkat tangan khidmat menyembah Tuhan, sementara anaknya sedang duduk di sebelahnya sedang bermain gadget. Sayang sekali…

Kisah kedua adalah unggahan seorang ayah di sosial media sedang menunjukkan anak-anaknya bermain gadget. Kalimat keterangannya berbunyi hari sabtu dan minggu adalah hari merdeka anak-anak bisa main gadget sepuas-puasnya setelah bersekolah dari senin sampai jumat. Seringkali inilah yang menjadi tangisan kakak pemimpin di ibadah-ibadah anak. Hari minggu menjadi hari yang berat bagi anak-anak. Kebebasan mereka bermain gadget dirampas, maka mereka sangat tidak senang dengan ibadah anak. Sayang sekali….

 

Ide dan Pertanyaan Untuk Orang Tua:

1. Bagaimana Anda memahami mengapa Allah dengan tegas meminta umat pilihan-Nya mengingat dan menguduskan hari sabat? Bagaimana Anda berdua akan mengusahakan dan mengajarkannya dalam keluarga Anda?

2. Adakah hal-hal praktis sebagai arahan bagi anak Anda untuk dapat bersungguh-sungguh dalam beribadah? (Contoh: tidak tidur malam sehingga esok harinya bisa bangun dengan tubuh segar saat ibadah, menggunakan Alkitab fisik agar tidak terganggu jika menggunakan Alkitab elektronik, memulai kebiasaan mencatat firman yang disampaikan)

3. Apa yang muncul di benak Anda saat membaca kisah-kisah penutup pada uraian di atas? Adakah sesuatu yang perlu Anda mulai? Adakah sahabat-sahabat keluarga Anda yang sedang mengalami kecenderungan tersebut? Apa yang akan Anda lakukan?

Mengapa seri vlog ini diberi judul Larangan Hari Ini?

Anak perlu diLARANG!!! Ada banyak kata JANGAN yg ditulis Alkitab sebagai bentuk Allah mengarahkan umat-Nya. Begitu juga pentingnya prinsip itu dalam pengasuhan anak. Dalam video-video singkat ini, Anda bisa menemukan daftar larangan-larangan itu disertai uraian singkatnya dalam konteks parenting . Selamat melarang dengan bijak sesuai firman Tuhan. Jangan lupa share vlog tentang Larangan Hari Ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s